Yerusalem Barat merujuk pada bagian kota Yerusalem yang dikuasai oleh Israel pada akhir Perang Arab-Israel 1948. Karena kota tersebut terbagi oleh Garis Hijau (batas *de facto* Israel kala itu, yang ditetapkan melalui Perjanjian Gencatan Senjata 1949), Yerusalem Barat secara resmi ditetapkan sebagai lawan dari Yerusalem Timur, yang dikuasai oleh Yordania. Meskipun Israel telah menguasai seluruh wilayah Yerusalem sejak Perang Arab-Israel 1967, batas-batas Yerusalem Barat dan Yerusalem Timur tetap diakui secara internasional secara *de jure* karena signifikansinya terhadap proses penentuan status Yerusalem, yang menjadi salah satu pokok sengketa utama dalam konflik Arab-Israel dan konflik Israel-Palestina. Dengan pengecualian tertentu, Yerusalem yang utuh tidak diakui secara internasional sebagai wilayah berdaulat baik oleh Israel maupun Negara Palestina. Namun, pengakuan atas kedaulatan Israel hanya terhadap Yerusalem Barat lebih banyak diterima sebagai posisi diplomatik yang masuk akal, mengingat Perserikatan Bangsa-Bangsa memandang Yerusalem Timur sebagai bagian dari Tepi Barat yang diduduki oleh Israel.

  • Ruang Periklanan
    Ruang Periklanan
    Ruang Periklanan