Nairobi adalah ibu kota sekaligus kota terbesar di Kenya. Namanya berasal dari frasa Maasai *Enkare Nairobi*, yang berarti 'tempat air sejuk', merujuk pada Sungai Nairobi yang mengalir melintasi kota tersebut. Kota ini memiliki populasi sebesar 4.397.073 jiwa menurut sensus tahun 2019, sementara wilayah metropolitan-nya diperkirakan memiliki populasi sebanyak 10,8 juta jiwa pada tahun 2022. Kota ini sering dijuluki sebagai "Kota Hijau di Bawah Sinar Matahari" (*The Green City in the Sun*).

Nairobi menjadi lokasi Gedung Parlemen Kenya serta menjadi pusat bagi ribuan bisnis lokal dan lebih dari 1.000 perusahaan serta organisasi internasional terkemuka, termasuk Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Environment) dan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Nairobi (UNON). Nairobi merupakan pusat bisnis dan budaya yang mapan. Bursa Efek Nairobi (*Nairobi Securities Exchange* atau NSE) adalah salah satu bursa terbesar di Afrika dan bursa tertua kedua di benua tersebut. Bursa ini menempati peringkat keempat terbesar di Afrika dalam hal volume perdagangan, dengan kapasitas menangani 10 juta transaksi per hari. Kota ini juga memiliki Taman Nasional Nairobi. Nairobi bergabung dengan Jaringan Global Kota Pembelajar UNESCO (*UNESCO Global Network of Learning Cities*) pada tahun 2010.

  • Ruang Periklanan
    Ruang Periklanan
    Ruang Periklanan