Antwerp adalah kota terbesar di Belgia berdasarkan luas wilayah, yakni 204,51 km² (78,96 mil persegi), sekaligus ibu kota Provinsi Antwerp di Wilayah Flandria. Dengan populasi sebanyak 530.504 jiwa, kota ini merupakan munisipalitas terpadat di Belgia; sementara itu, dengan populasi wilayah metropolitan sekitar 1.200.000 jiwa, Antwerp menjadi wilayah metropolitan terbesar kedua di Belgia setelah Brussel. Baik secara ekonomi maupun budaya, Antwerp merupakan kota penting di kawasan *Low Countries* (Negara-Negara Rendah)—peran yang telah lama dipegangnya, terutama sebelum dan selama peristiwa *Spanish Fury* (1576) serta sepanjang dan setelah Pemberontakan Belanda yang terjadi kemudian. Bursa Antwerp, yang awalnya dibangun pada tahun 1531 dan dibangun kembali pada tahun 1872, merupakan bursa komoditas pertama di dunia yang dibangun khusus untuk tujuan tersebut. Pada tahun 1920, kota ini menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas.

Penduduk Antwerp dijuluki *Sinjoren*—yang berasal dari gelar kehormatan Spanyol *señor* atau Prancis *seigneur* (berarti "tuan")—sebagai rujukan bagi para bangsawan Spanyol yang memerintah kota tersebut pada abad ke-17. Populasi kota ini sangat beragam, mencakup sekitar 180 kebangsaan; pada tahun 2019, lebih dari 50% penduduknya memiliki setidaknya satu orang tua yang bukan warga negara Belgia saat lahir. Salah satu komunitas yang menonjol adalah komunitas Yahudi, mengingat Antwerp merupakan satu dari hanya dua kota di Eropa (bersama dengan London dan kawasan Stamford Hill-nya) yang menjadi tempat tinggal bagi populasi Yahudi Haredi dalam jumlah signifikan pada abad ke-21.

  • Ruang Periklanan
    Ruang Periklanan
    Ruang Periklanan