Almaty adalah kota terbesar di Kazakhstan dengan populasi lebih dari 2 juta jiwa. Kota ini pernah menjadi ibu kota Kazakhstan—mulai dari statusnya sebagai republik otonom dalam Uni Soviet (1929–1936), kemudian sebagai republik anggota Uni Soviet (1936–1991), hingga sebagai negara merdeka (1991)—sebelum akhirnya pemerintah memindahkan ibu kota ke Akmola pada tahun 1997 (kota yang kemudian berganti nama menjadi Astana pada 1998, Nur-Sultan pada 2019, dan kembali menjadi Astana pada 2022).
Almaty tetap menjadi pusat komersial, keuangan, dan budaya utama Kazakhstan, sekaligus kota terpadat dan paling kosmopolitan di negara tersebut. Kota ini terletak di wilayah pegunungan Kazakhstan selatan, dekat perbatasan dengan Kirgistan dan di kaki pegunungan Trans-Ili Alatau pada ketinggian 700–900 meter (2.300–3.000 kaki), tempat sungai Almatinka Besar dan Kecil mengalir menuju dataran rendah. Sama seperti Astana dan Shymkent, kota ini tidak termasuk dalam wilayah administratif mana pun dan secara resmi berstatus sebagai "kota kepentingan negara".